Edukasi Bangsa Unggul

Bimtek EBU di Garut Perkuat Kepemimpinan Sekolah Berorientasi Pembelajaran Mendalam

GARUT — Yayasan Edukasi Bangsa Unggul (EBU) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Peningkatan Kompetensi Profesional Kepala Sekolah dalam Kepemimpinan dan Manajemen Sekolah Berorientasi Pembelajaran Mendalam” sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan sekolah dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan.

Kegiatan bimtek ini dilaksanakan secara blended, yaitu luring pada 21 Januari 2026 di Kabupaten Garut dan dilanjutkan dengan daring pada 22 Januari 2026. Peserta kegiatan terdiri atas kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Garut.

Bimtek ini dirancang sebagai ruang penguatan kompetensi profesional pimpinan sekolah agar mampu menjalankan peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus manajer sekolah yang mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran mendalam.

Ketua Yayasan Edukasi Bangsa Unggul, Dr. Rahmat Fadhli, Ed.M, menekankan bahwa esensi kepemimpinan di sekolah bukanlah menciptakan ketergantungan, melainkan menumbuhkan kepemimpinan baru di lingkungan pendidikan.

“Pemimpin sejati tidak menciptakan banyak pengikut, tetapi menciptakan banyak pemimpin baru. Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan kepemimpinan di seluruh elemen sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat akan mendorong guru dan tenaga kependidikan untuk terus berkembang, berinovasi, serta berani mengambil peran dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan karakter peserta didik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Purwanto, M.Pd, menyoroti salah satu tantangan mendasar dalam sistem pendidikan, yakni masih adanya mental block yang menghambat perubahan.

“Salah satu kelemahan dalam sistem pendidikan kita adalah mental block. Mental block itu ada di kepala kita sendiri, ketika pola pikir yang digunakan itu-itu saja dan tidak berani keluar dari kebiasaan lama,” ujarnya.

Purwanto menegaskan bahwa kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum harus berani membuka cara pandang baru, mendorong inovasi, serta menciptakan budaya sekolah yang terbuka terhadap perubahan demi peningkatan kualitas pembelajaran.

Ia menambahkan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi sangat ditentukan oleh keberanian para pemimpin sekolah dalam mengubah pola pikir dan praktik pendidikan di tingkat satuan pendidikan.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Yayasan Edukasi Bangsa Unggul menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memperkuat kepemimpinan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah sebagai penggerak utama perubahan pendidikan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam praktik kepemimpinan dan manajemen sekolah yang berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Garut.

Author
Brooklyn Simmons

Binterdum posuere lorem ipsum dolor. Adipiscing vitae proin sagittis nisl rhoncus mattis rhoncus. Lectus vestibulum mattis ullamcorper velit sed. Facilisis volutpat est velit egestas dui id ornare. Curabitur vitae nunc sed velit dignissim sodales ut eu sem. Venenatis urna cursus

Tinggalkan Balasan

NEWSLETTER

Subscribe now to receive the latest news about discounts