Edukasi Bangsa Unggul

EBU Perkuat Kepemimpinan Sekolah dan Pembelajaran Mendalam

Dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada siswa, Yayasan Edukasi Bangsa Unggul (EBU) menyelenggarakan workshop peningkatan kompetensi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum (waka kurikulum) di wilayah Bogor dan Depok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata EBU dalam mendorong implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) di sekolah-sekolah menengah.

Pendidikan abad 21 menuntut perubahan paradigma belajar — dari sekadar transfer pengetahuan menjadi proses pengembangan potensi dan karakter siswa. Menjawab tantangan tersebut, EBU menghadirkan pelatihan intensif bertajuk “Kepemimpinan dan Manajemen Sekolah Berorientasi Pembelajaran Mendalam” yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2025.

Kegiatan ini digelar secara hybrid, menggabungkan sesi tatap muka di Hotel Bigland, Kota Bogor, dengan sesi daring interaktif. Lebih dari 300 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, waka kurikulum, dan pengawas pendidikan mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Melalui pelatihan ini, peserta diajak memahami bagaimana membangun budaya belajar yang kolaboratif, kreatif, dan berpihak pada peserta didik. Konsep pembelajaran mendalam tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta kesadaran sosial.

Pada sesi pertama, peserta mendalami strategi kepemimpinan transformatif, manajemen perubahan, dan desain kurikulum kontekstual. Sesi berikutnya menekankan praktik penyusunan rencana aksi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang mendorong siswa untuk berpikir mendalam dan menemukan solusi nyata dari masalah sekitar.

Hari kedua difokuskan pada pendampingan penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), penguatan asesmen autentik, serta refleksi pembelajaran kolaboratif. Para kepala sekolah juga diminta menyiapkan rencana tindak lanjut (RTL) untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan di Jawa Barat. Melalui pendekatan deep learning, guru dan kepala sekolah diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan belajar yang berpusat pada peserta didik — di mana siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami, mengeksplorasi, dan mengaitkan pengetahuan dengan realitas kehidupan.

Selain peningkatan kompetensi kepala sekolah, pelatihan ini juga menegaskan peran penting waka kurikulum dalam memastikan keterpaduan antara visi sekolah, rencana belajar, serta evaluasi pembelajaran yang bermakna.

Kegiatan yang diinisiasi EBU juga memperkuat kolaborasi lintas pihak: pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan lembaga penggerak sekolah. Sinergi ini diharapkan melahirkan model kepemimpinan sekolah yang inovatif dan mampu menghadapi tantangan transformasi pendidikan nasional.

Transformasi pendidikan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui perubahan bertahap yang dimulai dari cara berpikir para pendidik. Melalui kegiatan seperti ini, EBU berkomitmen menghadirkan ruang belajar bagi para pemimpin sekolah agar mampu mengelola perubahan dengan visi yang kuat dan strategi yang terukur.

EBU percaya bahwa kepala sekolah yang reflektif dan adaptif adalah kunci keberhasilan penerapan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan. Dengan dukungan kebijakan yang selaras dan kemitraan yang solid, diharapkan ekosistem pendidikan Indonesia dapat tumbuh lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Author
Brooklyn Simmons

Binterdum posuere lorem ipsum dolor. Adipiscing vitae proin sagittis nisl rhoncus mattis rhoncus. Lectus vestibulum mattis ullamcorper velit sed. Facilisis volutpat est velit egestas dui id ornare. Curabitur vitae nunc sed velit dignissim sodales ut eu sem. Venenatis urna cursus

Tinggalkan Balasan

NEWSLETTER

Subscribe now to receive the latest news about discounts